Rabu, 07 Desember 2011




Judul : Serbuan Maut The Raid
Sutradara : Gareth Evans
Pemeran : Iko Uwais, Ray Sahetapy, Joe Taslim, Donny Alamsyah, Yayan Ruhian
Tanggal rilis : 8 September 2011 (TIFF)
19 Januari 2012 (Indonesia)
Genre : Action

Indonesia di gemparkan dengan hadirnya film baru ber-genre action yang disebut-sebut sebagai film terbaik sepanjang zaman perfilman action Indonesia. Setelah sukses dengan film pertamanya Merantau, Gareth Evans muncul kembali dengan film nya yang fresh bebabau action, The Raid. Film yang ramai diperbicangkan belakangan ini ternyata mampu menyita perhatian masyarakat, tidak hanya masyarakat Indonesia saja melainkan juga penggemar film Internasional. Kemapuan sang sutradara, Gareth Evans, yang mampu mengolah adegan demi adegan sedemikian cantik sehingga mampu membawa film yang di sutradarainya ini berhasil memenangkan penghargaan di ajang festival Internasional. Film ini disebut-sebut hak distribusinya dibeli oleh Sony Pictures WorldWide Acquisition SPWA, sehingga film ini bisa diputar diseluruh Amerika. Selain di Amerika Serikat, film ini juga telah terjual di berbagai network dan akan didistribusikan ke wilayah-wilayah lainnya, seperti Kanada oleh Alliance, Inggris oleh Momentum, Australia oleh Madman, Prancis oleh SND, Jerman oleh Kosch, Jepang oleh Kadokawa, Cina oleh HGC, dan Turki oleh Calinors.
Adegan-adegan dalam film ini sangat mengaggumkan seakan ini film asli hollywood, dan adegannya tampak sangat kejam seperti sungguhan. Film tersebut menonjolkan seni bela diri pencak silat yang merupakan seni bela diri khas Indonesia. Setelah pertunjukan perdananya pada Festival Film Internasional Toronto (Toronto International Film Festival) (TIFF), para kritikus dan penonton memuji The Raid sebagai salah satu film aksi terbaik pada beberapa tahun terakhir ini.
Adapun cerita dan sinopsis Film Serbuan Maut The Raid yaitu bercerita tentang tim SWAT yang mengepung sebuah blok apartemen kumuh untuk menangkap seorang bandar raja narkotik yang bernama Tama diperankan oleh Ray Sahetapi. Kekuasaan dan kekuatan uang sang Bandar menyebabkan beliau tidak pernah tersentuh oleh Polisi sebelumnya. Jangankan menangkap, gedung ini pun bisa dibilang kebal dari jangkauan polisi dan belum pernah sekalipun tersentuh oleh aparat. Gedung ini merupakan tempat berlindung para pembunuh, anggota geng, pencuri, bandar narkotika dan pemerkosa. Tetapi ternyata tim SWAT ditugaskan untuk menangkap sang bandar di gedung tersebut. Pagi-pagi buta tim SWAT mulai melancarkan aksi nya untuk menangkap sang Bandar. Aksi ini mereka lakukan secara diam-diam dan sembunyi-sembunyi. Satu persatu lantai dari gedung ini dikuasai tim SWAT, tetapi pada akhirnya penyerangan ini terbongkar oleh Tama Sang Bandar. Tama memerintahkan untuk mengunci rapat-rapat gedung apartemen tersebut dengan cara memadamkan lampu dan menutup semua jalan keluar. Akhirnya tim SWAT yang terdiri dari 20 orang ini terkunci dan tidak memiliki jalan keluar. Tanpa komunikasi, tim SWAT terjebak di gedung yang penuh dengan para kriminal kelas kakap. Berbagai pertempuran, pembunuhan serta perkelahian mereka lakukan untuk melawan para penjahat, karena memang tidak ada lagi jalan keluar. Satu-satu nya cara yaitu membunuh dan menangkan Sang Raja Bandar dan juga mencoba untuk bertahan hidup.
Adegan-adegan dalam Film ini merupakan kombinasi dari adegan seperti pada film Die hard dengan Assault On Precinct 13. Bagi yang tidak sabar dan penasaran menonton, harap sabar menunggu karena Film Serbuan Maut The Raid ini direncanakan tayang di Indonesia pada tahun 2012 mendatang. Jangan kelewatan buat nonton yaaa~

Jumat, 04 November 2011

Rahasia Cinta

Love …
Ia datang tiba-tiba
Selalu menerobos tanpa menunggu aba-aba pemiliknya
Ia menyusup perlahan dan menduduki ruang kosong hati
Menyeruak sebuah pintu hati yang telah lama mati
Cinta …
Menjadikan suatu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin
Yang abstrak menjadi nyata
Yang tabu menjadi haq
Tidak akan pernah ada yang salah dari cinta
Karena cinta adalah fitrah dan suci
Tangan-tangan manusialah yang menotorinya
Yang acapkali membuatnya tersingkir dari harfiahnya
Kesucian cinta memang tak terduga
Seperti teori klasik yang pernah menyentuhnya
“Ketika kau terlalu sibuk mengamati seseorang dari sudut terjauh yang kau bisa,
dan ternyata kau menerima sodoran cinta yang tak terduga,
Saat kau bimbang namun hatimu bilang “ya” “

Surat Cinta, untu mu, Matahari ku


Dear you,
Taukah kau wahai orang yang ku kagumi?
Surat cinta ini ku tujukan padamu
Surat yang di dalamnya hanya ada coretan kecil tanganku,
Ungkapan hati seorang gadis biasa
Yang sekedar ingin membagi gundah di hatinya
Padamu,
Matahariku,
Duhai manusia yang telah menyita hati dan pikiran ku
Taukah kau bahwa selama ini ada aku yang disini setia menunggu
Mengamati langkah bayang-bayang mu
Acuh terhadap perkataan yang mengharuskan ku melupakan mu
Aku selalu disini
Setia,
Untuk menunggumu …
Tapi kenapa surya ku ?
Waktu berdetak tanpa mau menunggu
Menghadirkan berjuta bintang yang berusaha menerangi malam ku
Yang mampu menemani sepi ku saat kau tak lagi bersinar bersama ku
Aku terus saja menunggumu
Berharap hari cepat berlalu dan esok bertemu dengan mu
Namun apakah pernah kau sadar itu matahariku?
Kau yang telah mengambil seluruh emosiku,
Tak juga kah kau merasa hal yang sama pada ku?
Aku hampir saja putus asa melihat realita
Membunuh segala anggapan tentang angan-angan
Mungkinkah kau hanya menganggap ku sebagai adik?
Yang tidak penting arah muara perasaan nya?
Sehingga kau tak bergeming ketika kau tahu,
bahwa telah lama aku menunggumu
bahwa aku berusaha sekuat mungkin agar tidak terlihat lemah di matamu ?
bahwa telah lama kau mengisi ruang yang sengaja ku kosongkan untuk mu?
Hhhh,
kali ini aku mengutuk diriku sebagai seorang wanita
yang hanya bisa diam menunggu dan berharap kau disisi ku
hanya kau
dan bukan orang lain
aku terus dan terus menunggu
Tapi maafkan aku wahai penerang hatiku
Aku hanya perempuan biasa yang perlu ketegasan
Perasaan nyaman akan sebuah kejelasan
Yang tidak hanya ingin “mengerti” tapi juga “dimengerti”
Maaf,
Aku benar-benar tak ingin mengusikmu
namun seiring berjalan nya waktu ku menunggu
aku mulai tersadar
bahwa mungkin memang
“kamu nggak sesayang itu sama aku”

Selasa, 01 November 2011

Pria Menentukan Wanita Memilih


Terdengar tak adil memang,
Banyak pria yang tak pandai mengambil sikap untuk menentukan,
dan atau wanita yang tak pandai mengolah hati dan pikrannya untuk memilih
ketika paradigma tersebut masih melekat pada dasar pikiran manusia
membuat seonggok daging yang bernyawa terus saja berjalan tak terarah
memberikan sebuah pertanyaan besar yang mebuat hati ini terdiam
menyedot waktu dan tenaga yang tersisa untuk menentukan sikap
jangan bertanya tentang pilihan pada ku
karena sungguh aku tak tahu
jangan paksa aku untuk menentukan bagaimana kisah ini kan berlanjut
karena sungguh aku pun tak mengerti
kau yang hadir tiba-tiba dalam hidup ku,
mengisi setiap ruang kosong yang ku sisihkan sejak dulu
mencoba menyusup perlahan dan mengusik luka lama yang masih tersimpan
mencoba menggeser dan menggantikan nya dengan sosok mu yang baru
kau yang membuatku terpaku dengan sebuah pertanyaan senja itu
ooh bukan sebuah pertanyaan mungkin, ini lebih tepat disebut sebagai pernyataan
sesak,
aku kehabisan udara,
dia masih ditempat dengan wajah kosong menatap bayang masa laluku,
menunggu ?
Mau sampai kapan aku harus menunggu lagi ?
Penantian untuk seseorang di masa lalu ?
apa yang masih aku harapkan darinya ? Bahkan mungkin ia telah lupa ?
oh haruskah aku memberinya waktu lagi ?
Atau aku harus memberikan kesempatan untuk sosok di hadapan ku sekarang ?
Sosok asing yang menyita perhatian ku beberapa bulan terakhir
Tuhan,
aku tak dapat bergerak
aku belum benar-benar mengenalnya
aku belum benar-benar mengerti apakah aku dapat memulai nya
Cinta,
aku bahkan lupa bagaimana rasanya
Cinta,
lagi-lagi kau menyodorkan ku sebuah pertanyaan yang membuat ku ragu
East Suraya,
ketika kau terlalu sibuk dengan apa yang ada di depan mu
sampai-sampai kau tak lihat ada seseorang yang mengamati mu dan memohon untuk menjadi pelindung mu
dan ketika ia menyodorkan cinta nya padamu,
kau tertegun dan tak mampu berkata apapun
namun,
disaat langkah mu mulai bimbang
tapi hati kecil mu bilang “ya” ….
:))

Jumat, 28 Oktober 2011

Mario Teguh

Untukmu yang sudah letih dengan keraguan dan penantian waktu yang tepat - yang tak pernah datang itu, malam ini bisikkanlah …

Tuhanku Yang Maha Pemberi Petunjuk,

Aku mohon Engkau mengakhiri kebiasaanku untuk berlama-lama menunggu waktu yang tepat untuk memulai langkah-langkah untuk menuju impian hatiku.

Janganlah Kau biarkan aku tertukar antara kehati-hatian dan ketakutan, karena akhirnya aku pun tak tahu apakah penundaanku itu karena aku bijak atau karena aku sebetulnya takut.

Tuhanku, tidurkanlah aku dalam kedamaian dan bangunkanlah aku esok pagi dengan kesegeraan yang kuat untuk memulai dari yang bisa kulakukan.

Janganlah Kau biarkan aku mengembalikan diriku kepada keraguan, setelah rasa yakinku.

Jadikanlah hariku esok, sebagai hari yang ceria dengan keikhlasan mencoba melakukan yang selama ini dijauhkan dariku oleh rasa takutku.

Sesungguhnya, jika Engkau bersamaku, apakah yang masih kutakuti?

Tuhan, selalu dampingilah aku dalam perjalanan hidup yang sejahtera dan berbahagia.

Aamiin