Minggu, 08 April 2012

5 April 2012

Akhirnya pada hari itu ku beranikan diri untuk mengakhiri hubungan ku dengan nya J. Ia yang selama enam bulan terakhir selalu menemani, peduli dan sayang pada ku. Malam yang dingin dengan rintik-rintik hujan yang masih membasahi bumi. Ku utarakan semua rasa yang berkecamuk di dalam dada. Rasa yang belakangan ini kupendam sendiri.
Masih sangat jelas ku ingat, ia terdiam seperti tidak menyangka. Penjelasan demi penjelasan terus menerus ku lontarkan untuk menjelaskan pada nya bahwa hubungan ini sudah seharusnya untuk diakhiri. Ia menggenggam erat tangan ku, dan berusaha menyakinkan pada ku bahwa masih ada kesempatan untuk memperbaiki. Seandainya ada kesempatan itu aku tidak akan mengatakan ini. Bukan sehari dua hari aku memikirkannya, rasa yang dulu ku coba ciptakan untuk mu, semakin lama semakin menghilang. Entahlah, aku juga tidak mau mengaitkan rasa ini dengan masa lalu ku. Karena ia memang HANYA lah masa lalu ku. Namun tidak bisa dipungkiri, masa lalu itu masih mempengaruhi alam sadar ku. Sudah beberapa kali ku coba menekannya ke dalam alam bawah sadar, tapi masih terus muncul ke atas permukaan.
Mungkin inilah yang di namakan dengan jodoh. Untuk mencari sebuah pasangan diperlukan sebuah kecocokan atau “klik”. Klik dapat terwujud jika kedua belah pihak memiliki perasaan yang sama, jika hanya salah satu pihak maka itu tidak dapat berjalan. Dan pasti nantinya ada beberapa hal seperti ini yang akan kita temui.
Cerita cinta ini kandas untuk yang kedua kalinya. Tapi untuk kali ini, ada perasaan damai. Tidak seperti sebelumnya yang terus mengendap dan memunculkan rasa menyesak yang mendalam. Ada hal lucu yang terus menggelitik ku hingga sekarang. Pada malam itu ketika ku coba menyakinkannya untuk yang kesekian kali, semakin kuat juga ia memberikan argument nya untuk mempertahankan ku. Ia mengatakan bahwa aku adalah segalanya, aku berbeda, dan aku adalah wanita idaman nya selama ini. Ingin sekali ku memeluknya saat itu, bukan karena penyesalan aku ingin kembali pada nya, tapi karena rasa syukur ku ada orang yang begitu menyayangiku dan sangat ingin mempertahankan ku. Dia yang terdiam lama berpikir, mata nya yang berkaca-kaca, dan kepala nya yang selalu menggeleng meyakinkan padaku untuk mencoba kembali. Ia yang berjanji akan menjadi yang terbaik untuk ku. Tidak akan membuatku kecewa. Dan terus selalu membahagiakan aku. Oh sayang, aku kembali teringat pada masa lalu ku. Dia begitu berusaha untuk mempertahankan ku, tapi kenapa kamu dulu enggak? Kenapa kamu nggak berfikir kalau aku special dan pantas untuk dipertahankan? :’)
Tapi ini lah hidup. Aku juga tidak bisa memaksa kehendakku. Seiring berjalan nya waktu. Aku akan mulai terbiasa sendiri kembali. Akan ada lagi orang yang datang silih berganti. Dan aku yakin, dia bisa mendapat wanita lain yang lebih. Terimakasih Abang untuk cinta yang kau berikan untukku. Kita masih tetap bisa bersama, bercerita dan berbagi. Sebagai seorang teman J

Selasa, 03 April 2012

Tips Lancar Pacaran Jarak Jauh


Terpisahkan oleh jarak bukan berarti hubungan cinta harus berakhir. Masih ada harapan untuk terus melanjutkan hubungan Anda, tentunya dengan perjuangan lebih.

Memang hubungan jarak jauh tak selalu lebih mudah daripada hubungan biasa. Jika si dia memang pantas dipertahankan, tak ada salahnya Anda berdua sama-sama mencoba.

Rencana masa depan
Seperti apa rencana masa depan hubungan Anda? Bagaimana akhir dari hubungan jarak jauh ini? Apakah nanti pasangan akan kembali ke kota asal atau Anda akan bergabung dengannya di kota yang baru?

Rencana masa depan akan membuat Anda berdua merasa ada harapan. Walau rencana bisa saja berubah, setidaknya Anda dan pasangan akan selalu merasa ada akhir yang menyenangkan dari hubungan jarak jauh ini.

Jujurlah pada diri sendiri dalam membuat rencana. Jangan berpura-pura setuju dengan rencana pasangan padahal dalam hati Anda berharap suatu saat rencana tersebut akan berubah. Kejujuran merupakan sikap yang penting dalam menjaga hubungan jarak jauh.

Komitmen
Komitmen merupakan faktor yang tak kalah penting dari hubungan jarak jauh. Apa yang diharapkan atau tidak diharapkan untuk dilakukan pasangan saat berjauhan harus dibicarakan dari awal. Ceritakan sejujurnya apa harapan dan kekhawatiran Anda sehingga pasangan bisa mengerti.

Cari solusi bersama jika ada hambatan dari awal. Ingat kalau hubungan ini tidak mudah dan perlu usaha lebih untuk melakukannya. Jangan mudah menyerah hanya karena masalah kecil yang masih bisa diselesaikan.

Komunikasi
Dengan kemajuan teknologi tentu hal ini tak lagi jadi masalah. Lewat video chat, telepon, pesan singkat, media sosial, dan berbagai jalur komunikasi lainnya, jarak tak akan terasa terlalu jauh lagi.

Bicarakan dari awal bagaimana "peraturan" tentang berkomunikasi. Apakah si dia bisa dihubungi kapan saja ataukah hanya pada waktu tertentu? Keadaan ini harus dimengerti dan diterima sejak awal agar tidak memicu konflik. Usahakan untuk saling mengerti keadaan masing-masing dan tidak saling menuntut berlebihan.

Cari waktu yang santai dan tidak terburu-buru untuk saling berkabar. Usai bekerja atau kuliah, pada malam hari di saat yang santai mungkin merupakan waktu yang tepat. Tapi jika si dia sekali-sekali ada acara pada malam hari bersikaplah fleksibel dan atur waktu lain untuk saling berkomunikasi. Komunikasi yang baik tidak ditentukan oleh lamanya waktu Anda mengobrol tapi lebih pada kualitas pembicaraan.

Bertemu
Jika memungkinkan, jadwalkan pertemuan sebisa mungkin. Usahakan untuk selalu seimbang dan tidak selalu menuntut pasangan untuk selalu mengunjungi Anda. Lakukan kunjungan secara bergantian sesuai dengan kesediaan waktu. Kenali lingkungan tempat tinggalnya, ke mana ia biasa pergi, dan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatannya sehari-hari agar Anda merasa lebih tenang.

Isi waktu pertemuan Anda dengan hal-hal yang menyenangkan. Tak perlu merusak saat pertemuan Anda dengan memicu pertengkaran atau ngambek tanpa alasan yang jelas. Sikap yang demikian akan membuat pasangan tertekan dan berpikir ulang untuk meneruskan hubungannya dengan Anda.

Perhatian kecil
Walau Anda sering berkomunikasi tetap saja perhatian-perhatian kecil secara langsung juga tak kalah penting. Pada momen-momen spesial kirimkan ia hadiah melalui pos untuk membuatnya senang. Perhatian-perhatian kecil semacam itu membuat ia merasa spesial dan membuat Anda seakan ada di sana bersamanya.

Tak ada salahnya sesekali kejutkan ia dengan kedatangan Anda. Namun sebelumnya pastikan Anda mengetahui ia sedang dalam keadaan tidak sibuk dan memiliki waktu luang.

Percaya
Kepercayaan merupakan kunci utama dalam hubungan jarak jauh. Cemburu dan bersikap posesif hanya akan menggerogoti hubungan Anda pelan-pelan. Apakah Anda mampu bersikap percaya dan menahan rasa cemburu Anda demi mempertahankan cintanya? Jika tidak, sebaiknya singkirkan niat untuk berhubungan jarak jauh.

Hubungan jarak jauh memerlukan suasana yang kondusif untuk berhasil. Sikap cemburu, posesif, dan mudah emosi bisa dengan mudah menghancurkan hubungan Anda. Jika dari awal Anda dan kekasih sudah berkomitmen untuk menjalani hubungan ini maka persiapkanlah diri Anda. Seringkali Anda memang harus menerima dan percaya apa yang dikatakan kekasih walau pikiran negatif sering membayangi.

Cari kegiatan
Jangan hanya terus memfokuskan pikiran Anda pada si dia. Ingat, Anda juga masih punya kehidupan yang lain. Jalani kegiatan Anda dengan semangat agar tak terus menerus memikirkan dia. Jangan tinggalkan kebiasaan pergi bersama teman, mengikuti kursus sesuai hobi, atau menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.

Saling ketergantungan terhadap pasangan yang terus menerus akan membuat hubungan ini semakin berat. Jika biasanya Anda pergi ke bengkel bersama kekasih, kini usahakan pergi sendiri atau ajak orang terdekat Anda untuk menemani. Kemampuan Anda beradaptasi dan menjalani hidup dengan semangat sangat mempengaruhi keberhasilan dalam hubungan ini.

Re-post Yahoo! News Oleh Puteri Fatia | Yahoo SheRab, 7 Mar 2012 11:28 WIB