Jumat, 04 November 2011

Rahasia Cinta

Love …
Ia datang tiba-tiba
Selalu menerobos tanpa menunggu aba-aba pemiliknya
Ia menyusup perlahan dan menduduki ruang kosong hati
Menyeruak sebuah pintu hati yang telah lama mati
Cinta …
Menjadikan suatu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin
Yang abstrak menjadi nyata
Yang tabu menjadi haq
Tidak akan pernah ada yang salah dari cinta
Karena cinta adalah fitrah dan suci
Tangan-tangan manusialah yang menotorinya
Yang acapkali membuatnya tersingkir dari harfiahnya
Kesucian cinta memang tak terduga
Seperti teori klasik yang pernah menyentuhnya
“Ketika kau terlalu sibuk mengamati seseorang dari sudut terjauh yang kau bisa,
dan ternyata kau menerima sodoran cinta yang tak terduga,
Saat kau bimbang namun hatimu bilang “ya” “

Surat Cinta, untu mu, Matahari ku


Dear you,
Taukah kau wahai orang yang ku kagumi?
Surat cinta ini ku tujukan padamu
Surat yang di dalamnya hanya ada coretan kecil tanganku,
Ungkapan hati seorang gadis biasa
Yang sekedar ingin membagi gundah di hatinya
Padamu,
Matahariku,
Duhai manusia yang telah menyita hati dan pikiran ku
Taukah kau bahwa selama ini ada aku yang disini setia menunggu
Mengamati langkah bayang-bayang mu
Acuh terhadap perkataan yang mengharuskan ku melupakan mu
Aku selalu disini
Setia,
Untuk menunggumu …
Tapi kenapa surya ku ?
Waktu berdetak tanpa mau menunggu
Menghadirkan berjuta bintang yang berusaha menerangi malam ku
Yang mampu menemani sepi ku saat kau tak lagi bersinar bersama ku
Aku terus saja menunggumu
Berharap hari cepat berlalu dan esok bertemu dengan mu
Namun apakah pernah kau sadar itu matahariku?
Kau yang telah mengambil seluruh emosiku,
Tak juga kah kau merasa hal yang sama pada ku?
Aku hampir saja putus asa melihat realita
Membunuh segala anggapan tentang angan-angan
Mungkinkah kau hanya menganggap ku sebagai adik?
Yang tidak penting arah muara perasaan nya?
Sehingga kau tak bergeming ketika kau tahu,
bahwa telah lama aku menunggumu
bahwa aku berusaha sekuat mungkin agar tidak terlihat lemah di matamu ?
bahwa telah lama kau mengisi ruang yang sengaja ku kosongkan untuk mu?
Hhhh,
kali ini aku mengutuk diriku sebagai seorang wanita
yang hanya bisa diam menunggu dan berharap kau disisi ku
hanya kau
dan bukan orang lain
aku terus dan terus menunggu
Tapi maafkan aku wahai penerang hatiku
Aku hanya perempuan biasa yang perlu ketegasan
Perasaan nyaman akan sebuah kejelasan
Yang tidak hanya ingin “mengerti” tapi juga “dimengerti”
Maaf,
Aku benar-benar tak ingin mengusikmu
namun seiring berjalan nya waktu ku menunggu
aku mulai tersadar
bahwa mungkin memang
“kamu nggak sesayang itu sama aku”

Selasa, 01 November 2011

Pria Menentukan Wanita Memilih


Terdengar tak adil memang,
Banyak pria yang tak pandai mengambil sikap untuk menentukan,
dan atau wanita yang tak pandai mengolah hati dan pikrannya untuk memilih
ketika paradigma tersebut masih melekat pada dasar pikiran manusia
membuat seonggok daging yang bernyawa terus saja berjalan tak terarah
memberikan sebuah pertanyaan besar yang mebuat hati ini terdiam
menyedot waktu dan tenaga yang tersisa untuk menentukan sikap
jangan bertanya tentang pilihan pada ku
karena sungguh aku tak tahu
jangan paksa aku untuk menentukan bagaimana kisah ini kan berlanjut
karena sungguh aku pun tak mengerti
kau yang hadir tiba-tiba dalam hidup ku,
mengisi setiap ruang kosong yang ku sisihkan sejak dulu
mencoba menyusup perlahan dan mengusik luka lama yang masih tersimpan
mencoba menggeser dan menggantikan nya dengan sosok mu yang baru
kau yang membuatku terpaku dengan sebuah pertanyaan senja itu
ooh bukan sebuah pertanyaan mungkin, ini lebih tepat disebut sebagai pernyataan
sesak,
aku kehabisan udara,
dia masih ditempat dengan wajah kosong menatap bayang masa laluku,
menunggu ?
Mau sampai kapan aku harus menunggu lagi ?
Penantian untuk seseorang di masa lalu ?
apa yang masih aku harapkan darinya ? Bahkan mungkin ia telah lupa ?
oh haruskah aku memberinya waktu lagi ?
Atau aku harus memberikan kesempatan untuk sosok di hadapan ku sekarang ?
Sosok asing yang menyita perhatian ku beberapa bulan terakhir
Tuhan,
aku tak dapat bergerak
aku belum benar-benar mengenalnya
aku belum benar-benar mengerti apakah aku dapat memulai nya
Cinta,
aku bahkan lupa bagaimana rasanya
Cinta,
lagi-lagi kau menyodorkan ku sebuah pertanyaan yang membuat ku ragu
East Suraya,
ketika kau terlalu sibuk dengan apa yang ada di depan mu
sampai-sampai kau tak lihat ada seseorang yang mengamati mu dan memohon untuk menjadi pelindung mu
dan ketika ia menyodorkan cinta nya padamu,
kau tertegun dan tak mampu berkata apapun
namun,
disaat langkah mu mulai bimbang
tapi hati kecil mu bilang “ya” ….
:))